SI PENYUKA ALAM DAN KEINDAHANNYA


Jujur ya, aku tuh paling nggak bisa kalau cuma diam di dalam jalur alamiah. Kayak ada yang kurang gitu. Energi aku tuh cuma bisa penuh kalau udah kena alam terbuka, bisa jadi

Menurut aku sendiri, alam itu bukan cuma tempat buat healing yang lagi ngetren apa lagi fomo yang ikut ikutan. Lebih dari itu, dia tuh kayak rumah kedua, bahkan mungkin yang pertama.



keindahan alam yang bener-bener nggak dibuat-buat. Misalnya, pas lagi healing puncak contohnya. Aku suka banget momen matahari terbit yang cahayanya masih malu-malu, terus pelan-pelan nyentuh kabut di lembah. Itu pemandangan yang... gila, susah dijelasin pakai kata-kata deh pokoknya.

Atau kalau lagi di pantai. Bukan cuma ombak besar atau pasir putihnya, tapi coba kamu dengarkan suara deburan ombak yang kayak punya ritme sendiri. Terus lihat perpaduan warna biru laut yang nggak pernah sama tiap menitnya. Sulit buat dijelasin saking banyaknya moment’ keindahan di alam itu, apalagi curug “ dia bisa bilang kalau dia salah satu keindahan yang dicari orang saat ini”. semuanya baik laut,pegunungan,ombak pantai apalagi danau semua bener bener melepas lelah Rasanya kayak semua masalah tuh tiba-tiba mengecil dan nggak penting lagi. aseekk

Setiap aku pulang dari ngider di alam, rasanya kepala jadi bersih, re-charge, dan siap buat hadapin dunia lagi. Pokoknya, buat aku, alam dan segala keindahannya itu kewajiban. Harus dinikmati, harus dijaga, karena dia tuh guru terbaik yang nggak pernah minta bayaran.

Ketika aku sendiri ngerasa sedih, bimbang, bahkan kecewa karna masalah kek, atau yang lainnya, gunung bahkan curug dan wisata alam lainnya dijadikan oleh ku sebagai pelarian yang lagi’ bisa nyembuhin padahal bukan wujud makhluk, sebesar keluh kesah aku seketika hilangh totallitas.



Komentar

Postingan Populer